Program Studi Agribisnis dan Teknik Mesin UWP Mengembangkan Kurikulum MBKM Mandiri
Surabaya, 22 Juli 2024
Bertempat di Java Paragon Surabaya, dalam rangka mewujudkan Merdeka
Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Program Studi Agribisnis dan Teknik Mesin melaksanakan
FGD (Focus Group Discussion) yang bertemakan Pengembangan Kurikulum MBKM
Mandiri dengan mengundang alumni serta mitra dari Institusi Pendidikan yaitu
Universitas Janabadra, SMA Wijaya Putra, dan MA As-Sa`adah serta melibatkan
dari DU/DI yaitu CV. Berdikari. Kegiatan FGD tersebut merupakan rangkaian
kegiatan tindak lanjut dari pelaksanaan Program Studi Penerima Program Bantuan
Akselerasi Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Pendidikan Tinggi Mendukung
Kampus Merdeka Mandiri Tahun 2024.
FGD ini diawali dengan pemaparan materi tentang MBKM oleh Koordinator
MBKM Dwiyana Anela, SP., M.Si. dalam pemaparannya menjelaskan tentang tujuan,
manfaat, dan jenis-jenis kegiatan MBKM.
Dalam sambutannya Dekan Fakultas
Pertanian Ir. Faisol Humaidi, MP., menyampaikan bahwa MBKM merupakan sebuah
terobosan baru dalam dunia pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini
memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk belajar di luar kampus, yaitu asistensi
mengajar dan magang, “Kami yakin jika mahasiswa UWP dapat mengikuti semua
kegiatan MBKM tersebut karena sudah dibekali keilmuan dari kampus”, ujar
Faisol.
Dilanjutkan sambutan dari Dekan
Fakultas Teknik Ong Andre, ST., MT., menyampaikan bahwa perlunya pengalaman
belajar mahasiswa di luar kampus supaya mahasiswa merasakan atmosfer
pembelajaran di kampus lain atau tempat industri, yaitu berupa pertukaran
mahasiswa dan magang, “dalam Kurikulum
MBKM Mandiri diharapkan dapat menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi
yang dibutuhkan oleh industri dan dunia kerja. Selain itu, program ini juga
diharapkan dapat meningkatkan daya saing lulusan di pasar global,” ujar Ong.
Tujuan dari FGD ini untuk menggali masukan dan saran dari berbagai pihak
terkait pengembangan kurikulum MBKM Mandiri yang nantinya akan dielaborasikan
dalam menyusun Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang adaptif dan relevan
dengan kebutuhan industri dan dunia kerja serta meningkatkan kualitas lulusan
yang siap berkompetisi di era global.
Pentingnya kolaborasi antara akademisi dan praktisi dalam pengembangan
kurikulum MBKM Mandiri sehingga kurikulum MBKM Mandiri harus adaptif dan
relevan dengan kebutuhan industri dan dunia kerja. Mahasiswa perlu dibekali
dengan soft skills dan hard skills yang dibutuhkan oleh industri dan dunia
kerja. Diperlukan sosialisasi yang masif kepada mahasiswa tentang program MBKM
tersebut. FGD ini merupakan langkah awal yang positif dalam pengembangan
kurikulum MBKM Mandiri di Universitas Wijaya Putra. Dengan kerjasama dari semua
pihak, diharapkan program ini dapat berjalan dengan sukses dan menghasilkan
lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.
Dalam rangkaian penutup kegiatan FGD tersebut dilanjutkan
Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Program Studi Agribisnis dan
Teknik Mesin UWP dengan Universitas Janabadra, SMA Wijaya Putra, MA As-Sa`adah,
dan CV. Berdikari.