Peresmian Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial Universitas Wijaya Putra (GESI UWP)
Jum’at, 19 Maret 2021 bertempat Dom Gedung Fakultas Ekonomi & Bisnis telah dilaksungkan peresmian Pusat Studi Gender dan Inklusi Sosial Universitas Wijaya Putra, yang di hadiri oleh Bapak Rektor, para Wakil Rektor dan pejabat Struktural UWP dengan menggunakan protocol Kesehatan yang ketat.
Acara di awali dengan laporan ketua GESI UWP Dr. Sri Juni Woro Astuti, M.Com dalam laporannya menyampaikan:
Pentingnya studi gender dan inklusi sosial dalam perguruan tinggi
Perguruan tinggi sebagai wadah Pendidikan bangsa memiliki tugas melaksanakan tri dharma pergurun tinggi guna melahirkan para pemuda atau orang-orang terpelajar yang memiliki semangat tinggi, pemikiran yang kreatif, mandiri, inovatif agar dapat membangun bangsa di berbagai sektor sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya. Sehingga keberadaan perguruan tinggi mustilah mempunyai andil kontribusi menyelesaikan masalah-masalah pembangunan bangsa.
Dan salah satu permasalahan yang serba hadir di masyarakat adalah masalah ketimpangan sosial khususnya fenomena marginalisasi kaum yang rentan dan kurang berdaya yaitu perempuan dan anak yang perlu mendapat perhatian melalui program-program pemberdayaan masyarakat.
Bahwa isu-isu atau permasalahan pembangunan terkait kesetaraan gender dan inklusi sosial memerlukan kontribusi solusi dari kalangan perguruan tinggi, masih banyaknya persoalan khusus yang dihadapi perempuan seperti kekerasan berbasis gender, Angka Kematian Ibu yang tinggi, praktik – praktik budaya yang merugikan, hingga partisipasi politik perempuan yang masih rendah.
Berbagai isu yang dihadapi kelompok-kelompok rentan seperti kelompok miskin, kelompok minoritas, kelompok penyandang catat, masyarakat adat, akibat konstruksi sosial dan konstruksi gender yang timpang, yang terefleksikan dalam praktik kehidupan sehari – hari hingga struktur sosial dan kebijakan. Terlebih dengan adanya dampak pandemic Covid-19 yang berkepanjangan tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia mengalami dampak yang sama.
Berdasarkan Laporan Studi Situasi Kesejahteraan dan Penghidupan Masyarakat Selama Pandemi Covid-19 yang diselenggarakan United Nations Development Programme (UNDP) dan The Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (JPAL), perempuan dan laki-laki mengalami peningkatan kekerasan selama pandemi Covid-19 sebanyak 42 persen.
Untuk itu kami mencoba menginisiasi berdirinya pusat studi gender dan inklusi sosial ini Bersama rekan-rekan mencoba mengembangkan kegiatan-kegiatan produktif, yang menunjang pencapaian visi dan misi Universitas
Intinya semangat yang kami bangun ini adalah bekerja Bersama-sama untuk mengembangkan keilmuan memberi kontribusi nyata pada masalah2 sosial dan gender sehingga UWP semakin hadir dekat dengan masyarakat makin dikenal dan makin memantapkan diri menuju riset university.
Selanjutnya dalam sambutannya Rektor UWP Dr. Budi Endarto, SH., M.Hum. sangat mengapresiasi para dosen yang telah menginisiasi terbentuknya Pusat Studi GESI UWP. Keberadaan pusat studi ini bisa menjadi wadah bagi para dosen dari berbagai disiplin ilmu untuk memperkuat keberadaan pusat studi ini, sehingga bisa berkontribusi nyata dalam permasalahan-permasalahan sosial dan gender. Hal ini sejalan dengan Visi UWP Menjadi Universitas Unggul yang inovatif dan bermartabat berbasis Riset di Tingkat Nasional tahun 2024, serta sejalan dengan tema rapat kerja pimpinan tahun 2021 untuk meningkatkan portofolio dosen.
Acara peresmian ditandai dengan pemukulan Gong oleh ibu Dr. Esa Wahyu Endarti, S.H, M.Si. didamping oleh Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaa serta Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. (HumasUWP)