• Berita

WISUDA PROGRAM SARJANA DAN PASCASARJANA XXXIX UNIVERSITAS WIJAYA PUTRA

  • 09 Nov 2019
  • Berita Kampus

Peringkat UWP dalam Pemeringkatan Perguruan Tinggi berbasis Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat
Penyelenggaraan Wisuda Program Sarjana XXXIX, Universitas Wijaya Putra yang digelar di Ball Room, Shangrilla Hotel Surabaya, terasa istimewa dimana 4 hari sebelumnya atau tepatnya pada tanggal 5 November 2019 Direktur Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kemenristekdikti telah merilis Peringkat Perguruan Tinggi berbasis Kinerja Pengabdian Kepada Masyarakat periode 2016-2018.

Dan hasil pemeringkatan tersebut, dari sekitar 4.300 an Perguruan Tinggi baik negeri maupun swasata di seluruh Indonesia, UWP berhasil bertahan di kluster Sangat Bagus dengan menduduki peringkat 49. Posisi peringkat ini meningkat dibanding periode 2014-2016, dimana  UWP pada saat itu berada peringkat ke 51.

Capaian tersebut bukan jatuh dari langit atau bak mendapatkan durian runtuh, akan tetapi merupakan hasil rancangan program prioritas  pengembangan UWP 9 tahun yang lalu dan dijalankan secara konsisten. Capaian tersebut merupakan kerja keras dan konsistensi seluruh civitas akademika UWP saja sehingga sampai pada prestasi seperti sekarang ini. Bila mundur kebelakang sekitar 9 tahun yang lalu bisa dikatakan bahwa UWP pada waktu itu bukan apa-apa atau bukan siapa-siapa dibandingan dengan  perguruan tinggi lain baik di Jawa Timur terlebih di Indonesia.

Untuk itu diharapkan seluruh dosen serta seluruh civitas akademika UWP tidak berhenti untuk terus berjuang meningkatkan kinerja dibidang pengabdian pada masyarakat. Dalam perspektif pengembanan tridharma perguruan tinggi menunjukkan bahwa UWP telah berhasil melakukan hilirisasi hasil penelitian untuk kepentingan masyarakat. Hal ini merupakan mimpi pada pendiri bahwa keberadaan UWP bukan hanya untuk kepentingan civitas akademikanya sendiri akan tetapi bagaimana keberadaan UWP dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat.

Wisudawan Perserta Program Magang di BUMN dan Bersertifikat
Dalam pelaksanaan wisuda yang diikuti oleh 496 Wisudawan dari 11 program studi tersebut, Budi Endarto, Rektor UWP juga menyampaikan keberhasilan beberapa wisudawan dalam kegiatan MAGANG BERSERTIFIKAT melalui kerjasama dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Kerjasama tersebut difasilitasi oleh Kemenritekditi dan  Forum Human Capital Indonesia dengan  28 BUMN diantaranya PT. POS Indonesia, PT. PLN., PT. KAI, PT. Pelindo, PT. Hotel Indonesia Natour, PTPN X dan XI, PT. Petrokima dan beberapa BUMN lainnya. Sebagai tindaklanjut kerjasama tersebut diselenggarakan Program Mahasiswa Magang Bersertifikat (PMMB).

Beberapa  wisudawan mendapatkan kesempatan menjadi perserta Program Mahasiswa Magang Bersertifikat, yang dilaksanakan selama 6 (enam) bulan.  Para mahasiswa mendapatkan kesempatan job duty di berbagai divisi pada perusahaan-perusahaan BUMN tersebut. Hal tersebut merupakan pegalaman dan aplikasi ilmunya yang belum tentu diperoleh di bangku kuliah di kampus. Bagi mereka yang telah menyelesaikan program magangnya, dilakukan post test untuk mengukur keberhasilan peserta magang serta dari hasil post test tersebut, peserta magang  mendapatkan Sertifikat Industri maupun Sertitikat Kompetensi sebagai HRD Staf yang diterbitkan Badan Sertifikasi Nasional Indonesia.

Dengan demikian maka disamping mendapatkan ijasah dan transkrip sebagai bukti kelulusan sebagai sarjana, para peserta magang mendapatkan kesempatan sebagai bekal pengalaman bekerja pada perusahaan-perusahaan yang telah mapan. Program magang itu sendiri melalui proses seleksi yang cukup ketat, hal ini terlihat pada masing-masing bath dari 90 mahasiswa yang lolos rata2 sekitar 13-15 mahasiswa saja.

Kembalinya Mutiara Hitam dari Papua ke UWP
Beberapa bulan yang lalu sejumlah mahasiswa  papua di berbagai daerah secara bergelombang kembali kedaerah mereka masing-masing. Hal itu disebabkan kerusuhan serta isu-isu ancaman kekerasan terhadap mahasiswa berasal dari PAPUA. Hal itu juga terjadi terhadap mahasiswa UWP yang berasal dari PAPUA.  Setidaknya sekitar 30 orang mahasiswa UWP yang berasal dari PAPUA pulang ke daerah asal mereka masing-masing. Kondisi tersebut sangat memprihatinkan mengingat beberapa dari mereka telah menyelesaikan tugas akhir dan akan segera di wisuda.  Dalam penyelenggaraan wisuda UWP hadir  5 (lima) wisudawan yang hadir dari 7 (tujuh) mahasiswa. Dan informasi yang diperoleh sebagian dari mereka akan kembali belajar di Universitas Wijaya Putra. Kita berharap kondisi di Papua kembali normal dan memberikan keleluasaan serta kebebasan kepada kaum muda untuk menentukan pilihan studi di seluruh wilayah Indonesia dengan rasa tenang dan damai ...Aamiin.